Vol. 3June 2026

Penulis · 2026-05-16 · Waktu baca ~ 8 mnt

Alexander Pushkin – Bapak Sastra Rusia Modern (1799–1837): Profil, Karya, dan Warisan

Profil lengkap Alexander Sergeyevich Pushkin (Алекса́ндр Серге́евич Пу́шкин, 1799–1837)—penyair, novelis, dan dramawan Rusia yang dijuluki "matahari sastra Rusia". Pendiri bahasa Rusia sastra modern, penulis Eugene Onegin, Boris Godunov, Tales of Belkin, dan The Captain's Daughter. Dipanjat oleh Dostoevsky sebagai jiwa Rusia.

Pagera Editorial

Alexander Sergeyevich Pushkin (Алекса́ндр Серге́евич Пу́шкин, 1799–1837) adalah penyair, novelis, dan dramawan Rusia yang secara luas dianggap sebagai pendiri sastra Rusia modern. Bersama Mikhail Lermontov dan Nikolai Gogol, Pushkin membuka Zaman Keemasan Sastra Rusia awal abad sembilan belas, dan karyanya menjadi fondasi bagi seluruh tradisi yang kemudian dilanjutkan oleh Dostoevsky, Tolstoy, Turgenev, dan Chekhov. Fyodor Dostoevsky dalam pidato peringatan Pushkin pada tahun 1880 berkata terkenal: "Di dalam manusia ini, seluruh jiwa Rusia ada."

Kelahiran dan Asal-Usul (1799–1811)

Alexander Pushkin lahir pada 6 Juni 1799 di Moskwa, dari keluarga bangsawan kelas menengah yang sudah mengakar di Rusia berabad-abad. Ayahnya Sergei Lvovich Pushkin adalah seorang Voltarian yang gemar puisi Prancis. Ibunya Nadezhda Osipovna Hannibal adalah cucu Abram Petrovich Gannibal—seorang pangeran Afrika (kemungkinan dari Eritrea atau Kamerun) yang ditawan oleh sultan Utsmaniyah, dihadiahkan kepada Tsar Peter Agung, dibesarkan di istana, menjadi jenderal teknik militer Rusia, dan menulis risalah ilmiah. Pushkin sangat bangga dengan garis keturunan Afrika ini dan menulis novel pendek belum selesai berjudul Negro Peter Agung (Арап Петра Великого, 1827) sebagai penghormatan untuk leluhurnya.

Masa kecil Pushkin penuh kontradiksi. Orang tuanya dingin dan abai—mereka lebih perhatian pada kehidupan sosial Moskwa daripada anaknya. Tetapi dua perempuan menyelamatkan jiwa anak Pushkin: nenek dari ibu Maria Hannibal, yang mengajarkannya cinta pada bahasa Rusia rakyat; dan terutama Arina Rodionovna Yakovleva (1758–1828), pengasuhnya yang seorang budak (serf), yang menceritakan dongeng rakyat Rusia (sказки) sepanjang malam musim dingin. Pushkin kemudian mengabadikan Arina dalam puisi "Niania" (1826)—"Sahabat sehari berat, dayangku tua..."

Lyceum Tsarskoye Selo dan Permulaan Karier (1811–1820)

Pada 1811, ketika Pushkin berusia 12 tahun, ia masuk Lyceum Tsarskoye Selo—sekolah elite baru yang didirikan Tsar Alexander I untuk mendidik aristokrasi muda Rusia dengan kurikulum gaya pencerahan Prancis. Selama enam tahun di sini, Pushkin menemukan jati dirinya sebagai penyair. Pada usia 15 tahun, ia membaca puisinya di hadapan Gavrila Derzhavin, penyair terbesar abad delapan belas Rusia yang sudah tua—dan Derzhavin "menangis terharu dan menyatakan bahwa pewaris telah datang."

Selama tahun-tahun Lyceum, Pushkin menulis poem-poem awal yang mencampurkan klasikisme Prancis (Voltaire, Parny), sentimentalisme Karamzin, dan romantisme Inggris (Byron). Pada 1817 ia menyelesaikan studi di Lyceum dan ditempatkan sebagai pegawai sipil pangkat sepuluh di Kolegium Urusan Luar Negeri di Sankt Peterburg.

Di sini, ia bergaul dengan lingkaran sastra liberal Sankt Peterburg—termasuk Pyotr Viazemsky (yang ia kutip dalam cerpen Kepala Stasiun Pos), Anton Delvig (sahabat dekat dan penyair), Wilhelm Küchelbecker, dan Pavel Pestel (calon pemimpin Decembrist). Pushkin menulis "Ode untuk Kebebasan" (Вольность, 1817) dan "Desa" (Деревня, 1819)—dua puisi politis yang mengkritik tirani Tsar dan perbudakan. Tsar Alexander I murka. Pada Mei 1820, Pushkin dibuang ke selatan Rusia—pertama Yekaterinoslav (Dnipro modern), lalu Kaukasus, Krimea, Kishinev, dan akhirnya Odessa.

Pengasingan Selatan (1820–1824)

Empat tahun pengasingan di selatan menjadi periode Byron-an Pushkin. Ia menulis puisi panjang romantik: "Tawanan Kaukasia" (Кавказский пленник, 1822), "Air Mancur Bakhchisarai" (Бахчисарайский фонтан, 1823), dan "Penyamun Bersaudara" (Братья-разбойники, 1822). Pengaruh Lord Byron sangat kuat—Pushkin disebut "Byron Rusia". Tetapi ia juga mulai menulis Eugene Onegin (Евгений Онегин) pada 1823—novel dalam ayat yang akan menjadi karyanya paling tinggi.

Di Odessa, Pushkin terlibat hubungan asmara dengan Elizaveta Vorontsova—istri gubernur Mikhail Vorontsov. Vorontsov membenci Pushkin dan menugaskannya menghitung belalang sebagai penghinaan. Pushkin balas dengan puisi "Setengah-tuanku, setengah-pedagangku" menjuluki Vorontsov. Tsar Alexander I akhirnya menarik Pushkin dari Odessa dan mengasingkannya ke estate ibu di Mikhailovskoye pada 1824.

Mikhailovskoye dan Awan Decembrist (1824–1826)

Di Mikhailovskoye, estate ibu Pushkin di Provinsi Pskov, ia hidup dua tahun penuh kesepian. Hanya pengasuh tuanya Arina Rodionovna yang menemaninya. Tetapi periode ini adalah kreatif paling tenang dalam hidupnya. Ia menyelesaikan bab-bab awal Eugene Onegin, menulis tragedi sejarah "Boris Godunov" (Борис Годунов, 1825)—drama tentang Tsar abad ketujuh belas yang dipengaruhi Shakespeare—dan puisi-puisi cinta yang paling lembut dalam karyanya, termasuk "Aku ingat saat ajaib itu" (Я помню чудное мгновенье, 1825) untuk Anna Petrovna Kern.

Pada 14 Desember 1825, sahabat-sahabat lyceum Pushkin—Küchelbecker, Pestel, dan Pavel Pestel—dan kalangan perwira muda mencoba revolusi liberal di Lapangan Senat Sankt Peterburg setelah kematian Tsar Alexander I, untuk mencegah aksesi Nikolai I. Pemberontakan Decembrist ini gagal dalam beberapa jam. Lima pemimpin digantung, ratusan diasingkan ke Siberia. Pushkin sendiri tidak hadir (ia di Mikhailovskoye). Tetapi lebih banyak dari teman-temannya berakhir di Siberia atau gantungan.

Ketika Tsar Nikolai I baru memerintah, ia memanggil Pushkin ke Moskwa pada September 1826. Dalam pertemuan empat mata, Nikolai I menanya apa yang akan dilakukan Pushkin jika ia hadir di Sankt Peterburg pada 14 Desember. Pushkin jujur menjawab: "Saya akan bergabung dengan teman-teman saya." Tsar terkejut dengan kejujurannya, lalu mengumumkan: "Mulai hari ini, saya sendiri akan menjadi sensorman karya-karyamu." Nasib Pushkin sekarang terikat langsung pada kehendak Tsar.

Era Matang dan Boldino Autumn (1826–1830)

Kembali ke Sankt Peterburg, Pushkin menjadi selebriti sastra dan prisoner emas Tsar. Ia menyelesaikan Eugene Onegin (1832, ditulis 1823–1830) dalam delapan bab dalam ayat onegin stanzas (14 baris masing-masing dengan skema rima ababccddeffegg). Novel-dalam-ayat ini melukiskan Tatyana Larina—gadis Rusia provinsi yang berempati pada alam, baca novel sentimental, dan menulis surat cinta yang gagal kepada Onegin yang sinis. Tatyana menjadi prototipe untuk semua heroine provinsial Rusia yang lebih bermartabat daripada laki-laki yang dicintainya.

Musim gugur 1830 di Boldino—estate ayah Pushkin di Provinsi Nizhny Novgorod—menjadi periode paling produktif dalam hidupnya. Karantina kolera memaksa Pushkin tinggal di sana tiga bulan, jauh dari Sankt Peterburg dan tunangannya Natalya Goncharova. Dalam tiga bulan ia menulis:

  • Penyelesaian Eugene Onegin (bab-bab terakhir)
  • Tales of Belkin (Повести Белкина), lima cerpen termasuk "Kepala Stasiun Pos"—kumpulan cerpen pertama Pushkin dan prosa pertama yang ditandatangani Rusia modern
  • Empat tragedi kecil dalam ayat: The Miserly Knight, Mozart and Salieri, The Stone Guest, Feast During the Plague
  • The Little House in Kolomna (Домик в Коломне)—poem komik
  • Sekitar 30 puisi liris

Boldino Autumn adalah salah satu ledakan kreatif terbesar dalam sejarah sastra dunia, sebanding dengan tahun ajaib 1666 Newton atau 1816 Mary Shelley.

Pernikahan, Kebahagiaan, dan Kegelapan (1831–1837)

Pada Februari 1831, Pushkin menikahi Natalya Goncharova (1812–1863)—gadis 18 tahun yang luar biasa cantik. Mereka pindah ke Sankt Peterburg. Empat anak lahir. Pushkin terus menulis: "The Bronze Horseman" (Медный всадник, 1833)—poem tentang banjir Sankt Peterburg 1824 dan patung berkuda Peter Agung; "The Queen of Spades" (Пиковая дама, 1834)—cerpen mistik tentang penjudi yang gila; "The Captain's Daughter" (Капитанская дочка, 1836)—novel sejarah tentang pemberontakan Pugachev 1773.

Pada 1834, Pushkin diangkat Tsar Nikolai I menjadi kammerjunker—pangkat istana yang biasanya untuk pemuda 20-an. Pushkin yang sudah 35 tahun merasakan ini sebagai penghinaan: "Tsar mengangkat saya kammerjunker untuk membuat istrinya hadir di pesta dansa istana." Kehidupan istana memaksa Pushkin berhutang banyak. Pada akhir 1836 utang totalnya mencapai 120.000 rubel.

Kemudian datang katastrofi terakhir. Georges d'Anthès, perwira Prancis muda di kawalan Tsar, mulai mengejar Natalya Goncharova secara terbuka di salon-salon Sankt Peterburg. Pushkin menerima surat anonim mengejek dia sebagai "Master of the Order of Cuckolds" (Magister Ordo Cocadou). Setelah berbulan-bulan intrik, kekerasan emosional, dan pemerasan publik, Pushkin menantang d'Anthès berduel.

Duel dan Kematian (8 Februari 1837)

Duel berlangsung pada 8 Februari 1837 (27 Januari kalender Gregorian) di Sungai Hitam dekat Sankt Peterburg, jam empat sore di salju. Pushkin terluka peluru d'Anthès di perut. D'Anthès terluka ringan di lengan. Pushkin dibawa pulang. Selama dua hari ia menderita demam tinggi, sebelum meninggal pada 10 Februari 1837 jam tiga sore.

Kabar kematian Pushkin menyebar seperti angin di Sankt Peterburg. Ribuan orang dari semua kelas sosial datang ke flatnya untuk berduka. Tsar Nikolai I, takut akan demonstrasi politik, memerintahkan jenazah dipindahkan diam-diam pada malam hari ke desa dekat estate Mikhailovskoye. Pushkin dimakamkan di Biara Svyatogorsky, dekat ibunya yang sudah meninggal lebih dulu.

Penyair muda Mikhail Lermontov menulis poem "Kematian Penyair" (Смерть поэта, 1837) menyalahkan kalangan istana atas pembunuhan Pushkin. Untuk poem ini Lermontov sendiri dibuang ke Kaukasus.

Natalya Goncharova akhirnya menikah lagi pada 1844. D'Anthès kembali ke Prancis dan menjadi senator era Napoleon III. Pushkin meninggal pada usia 38 tahun.

Warisan: "Matahari Sastra Rusia"

Pushkin dijuluki "Matahari Sastra Rusia" (Солнце русской поэзии)—frasa yang diciptakan Vladimir Odoevsky dalam pemberitahuan kematiannya. Warisannya bersifat fondasional, bukan hanya artistik:

  1. Bahasa Rusia sastra modern. Sebelum Pushkin, bahasa Rusia sastra terbelah antara Slavonic Gereja yang berat (untuk genre tinggi) dan bahasa Prancis (untuk komunikasi bangsawan). Pushkin menyatukan Rusia sehari-hari dengan kosakata sastra—menciptakan bahasa Rusia yang sampai sekarang dipakai. Setiap penulis Rusia modern dari Tolstoy hingga Brodsky belajar menulis dari Pushkin.

  2. Tradisi prosa sederhana dan sempurna. Tales of Belkin (1830, termasuk Kepala Stasiun Pos) adalah cerpen pertama Rusia modern. Tolstoy berkata: "Belajar menulislah dari Pushkin." Chekhov: "Semua kita keluar dari Pushkin."

  3. Tokoh "orang kecil". Samson Vyrin dalam Kepala Stasiun Pos adalah prototipe untuk Akakiy Akakievich Gogol (1842), Devushkin Dostoevsky (1846), dan ratusan pahlawan tragis lain dalam tradisi realisme Rusia.

  4. Drama nasional Rusia. Boris Godunov (1825) adalah drama Rusia pertama yang menolak unities aristotelean dan mengikuti pola Shakespeare—membuka jalan untuk teater Chekhov, Gorky, dan teater Soviet.

  5. Pengaruh global. Eugene Onegin dioperakan oleh Pyotr Tchaikovsky pada 1879. Boris Godunov dioperakan oleh Modest Musorgsky pada 1869. The Queen of Spades dioperakan Tchaikovsky pada 1890. Ruslan and Lyudmila oleh Mikhail Glinka pada 1842. Pushkin adalah sumber paling besar untuk opera Rusia abad sembilan belas dan dua puluh.

Karya Tersedia di Pagera

Pagera menerbitkan Kepala Stasiun Pos dalam terjemahan bahasa Indonesia yang setia—diterjemahkan dari versi bahasa Inggris klasik T. Keane yang menjadi standar internasional. Setiap kata dan frasa dipertahankan dengan gaya prosa hemat yang menjadi tanda Pushkin.

Baca Kepala Stasiun Pos karya Alexander Pushkin secara gratis di Pagera — sastra dunia public domain dalam bahasa Indonesia.

Referensi lanjutan: Alexander Pushkin di Wikipedia Indonesia · Alexander Pushkin (English Wikipedia) · The Prose Tales of Alexander Pushkin di Project Gutenberg #55219

Tim Pagera | Sastra dunia public domain dalam bahasa Indonesia.

Kembali ke Pagera