
Immanuel Kant · Inggris
Fundamental Principles of the Metaphysic of Morals, yang terbit dalam bahasa Jerman pada 1785 dan dalam bahasa Inggris sering dikenal sebagai…
Belum ada terjemahan. Ajukan permintaan untuk mempercepat jadwal.
Catatan Editor Pagera
Fundamental Principles of the Metaphysic of Morals, yang terbit dalam bahasa Jerman pada 1785 dan dalam bahasa Inggris sering dikenal sebagai Groundwork (Dasar-Dasar Metafisika Moral), adalah karya pendek Immanuel Kant yang meletakkan dasar etikanya. Kant berpendapat bahwa satu-satunya hal yang baik tanpa syarat adalah kehendak baik, dan bahwa suatu tindakan bernilai moral hanya jika dilakukan demi kewajiban. Ia membedakan imperatif hipotetis dari imperatif kategoris dan merumuskan imperatif kategoris: bertindaklah hanya berdasarkan maksim yang dapat kaukehendaki menjadi hukum universal, dan perlakukanlah kemanusiaan selalu sebagai tujuan, tidak pernah semata-mata sebagai sarana. Melalui tiga bagiannya, argumen itu kemudian beranjak ke soal otonomi dan kebebasan. Edisi ini menyajikan terjemahan Thomas Kingsmill Abbott.
Immanuel Kant · Inggris
Fundamental Principles of the Metaphysic of Morals, yang terbit dalam bahasa Jerman pada 1785 dan dalam bahasa Inggris sering dikenal sebagai…
Pratinjau paragraf pertama
Teks asli (Inggris)
Ancient Greek philosophy was divided into three sciences: physics, ethics, and logic. This division is perfectly suitable to the nature of the thing; and the only improvement that can be made in it is to add the principle on which it is based, so that we may both satisfy ourselves of its completeness, and also be able to determine correctly the necessary subdivisions.
Catatan Editor Pagera
Fundamental Principles of the Metaphysic of Morals, yang terbit dalam bahasa Jerman pada 1785 dan dalam bahasa Inggris sering dikenal sebagai Groundwork (Dasar-Dasar Metafisika Moral), adalah karya pendek Immanuel Kant yang meletakkan dasar etikanya. Kant berpendapat bahwa satu-satunya hal yang baik tanpa syarat adalah kehendak baik, dan bahwa suatu tindakan bernilai moral hanya jika dilakukan demi kewajiban. Ia membedakan imperatif hipotetis dari imperatif kategoris dan merumuskan imperatif kategoris: bertindaklah hanya berdasarkan maksim yang dapat kaukehendaki menjadi hukum universal, dan perlakukanlah kemanusiaan selalu sebagai tujuan, tidak pernah semata-mata sebagai sarana. Melalui tiga bagiannya, argumen itu kemudian beranjak ke soal otonomi dan kebebasan. Edisi ini menyajikan terjemahan Thomas Kingsmill Abbott.

Status terjemahan
MenungguMasuk untuk meminta terjemahan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Yes — completely free. This book is in the public domain, so Pagera offers the full text without payment or account requirement. Pagera is funded by advertising.
Baca gratis
Mulai membaca langsung — tanpa perlu mendaftar. Buat akun gratis untuk lebih banyak buku dan fitur.