
Friedrich Nietzsche · Inggris
Human, All Too Human: A Book for Free Spirits (Manusiawi, Terlalu Manusiawi: Buku untuk Jiwa-Jiwa Bebas, 1878) menandai perpisahan Friedrich Nietzsche…
Belum ada terjemahan. Ajukan permintaan untuk mempercepat jadwal.
Catatan Editor Pagera
Human, All Too Human: A Book for Free Spirits (Manusiawi, Terlalu Manusiawi: Buku untuk Jiwa-Jiwa Bebas, 1878) menandai perpisahan Friedrich Nietzsche dengan pandangan Wagnerian dalam karya-karya awalnya serta peralihannya ke aforisme pendek bernomor yang ditulis dengan semangat skeptis dan ilmiah. Teks ini adalah terjemahan bahasa Inggris Alexander Harvey (Chicago, 1908), yang hanya mencakup bagian awal karya tersebut: prakata pengarang dan tiga bagian pertama dari sembilan bagiannya, yaitu Of the First and Last Things, History of the Moral Feelings, dan The Religious Life (aforisme 1 sampai 144). Di dalamnya Nietzsche memperlakukan metafisika, moralitas, dan agama sebagai ciptaan manusia yang harus dijelaskan secara historis dan psikologis, bukan sebagai kebenaran abadi.
Friedrich Nietzsche · Inggris
Human, All Too Human: A Book for Free Spirits (Manusiawi, Terlalu Manusiawi: Buku untuk Jiwa-Jiwa Bebas, 1878) menandai perpisahan Friedrich Nietzsche…
Pratinjau paragraf pertama
Teks asli (Inggris)
Produced by Gary Rees, Matthew Wheaton and the Online Distributed Proofreading Team at https://www.pgdp.net (This book was produced from scanned images of public domain material from the Google Print project.)
Catatan Editor Pagera
Human, All Too Human: A Book for Free Spirits (Manusiawi, Terlalu Manusiawi: Buku untuk Jiwa-Jiwa Bebas, 1878) menandai perpisahan Friedrich Nietzsche dengan pandangan Wagnerian dalam karya-karya awalnya serta peralihannya ke aforisme pendek bernomor yang ditulis dengan semangat skeptis dan ilmiah. Teks ini adalah terjemahan bahasa Inggris Alexander Harvey (Chicago, 1908), yang hanya mencakup bagian awal karya tersebut: prakata pengarang dan tiga bagian pertama dari sembilan bagiannya, yaitu Of the First and Last Things, History of the Moral Feelings, dan The Religious Life (aforisme 1 sampai 144). Di dalamnya Nietzsche memperlakukan metafisika, moralitas, dan agama sebagai ciptaan manusia yang harus dijelaskan secara historis dan psikologis, bukan sebagai kebenaran abadi.

Status terjemahan
MenungguMasuk untuk meminta terjemahan.
Buku lain dari penulis ini
Pertanyaan yang sering diajukan
Yes — completely free. This book is in the public domain, so Pagera offers the full text without payment or account requirement. Pagera is funded by advertising.
Baca gratis
Mulai membaca langsung — tanpa perlu mendaftar. Buat akun gratis untuk lebih banyak buku dan fitur.