
マスク
菊池寛 · Jepang
Cerpen autobiografis Kikuchi Kan tahun 1920, ditulis di tengah pandemi influenza Spanyol (1918~1920) yang merenggut puluhan juta nyawa di seluruh dunia.
Menampilkan terjemahan Indonesia saja.
Lihat teks asli dan terjemahan secara berdampingan.
Baca teks sumber tanpa terjemahan.
Catatan Editor Pagera
Cerpen autobiografis Kikuchi Kan tahun 1920, ditulis di tengah pandemi influenza Spanyol (1918~1920) yang merenggut puluhan juta nyawa di seluruh dunia. Narator — pria gemuk dengan jantung lemah yang divonis dokter — berkembang dari ketakutan tulus terhadap flu menjadi ketaatan obsesif memakai masker, lalu kebanggaan moral menyebut diri "orang beradab". Saat kebanyakan orang berhenti memakai masker pada April, ia tetap memakainya — sampai suatu hari di stadion bisbol Waseda ia berpapasan dengan seorang pemuda berusia awal duapuluhan yang dengan berani mengenakan masker hitam, dan rasa jijik mendadak yang ia rasakan membongkar kepalsuannya sendiri. Karya pendek tetapi sangat tajam tentang ketakutan, keberanian palsu, dan kemunafikan moral — terasa sangat dekat dengan pengalaman pandemi modern.
Penulis
菊池寛
Kikuchi Kan (菊池寛, 1888~1948) adalah penulis, jurnalis, dan editor besar zaman Taishō hingga Shōwa awal. Lahir di Takamatsu, lulus sastra Inggris Universitas Kekaisaran Kyoto. Bekerja sebagai wartawan Jiji Shinpō sebelum menjadi novelis sukses dengan karya seperti 「父帰る」(1917), 「恩讐の彼方に」(1919), dan 「真珠夫人」(1920). Pada 1923 ia mendirikan majalah sastra 『文藝春秋』, dan pada 1935 mendirikan Hadiah Akutagawa serta Hadiah Naoki — dua penghargaan sastra Jepang paling bergengsi yang masih ada hingga hari ini. Gayanya dikenal realistis, jernih, dan psikologis dalam — menulis tentang manusia biasa dengan empati dan tajam mengungkap kemunafikan diri.
マスク
菊池寛 · Jepang
Cerpen autobiografis Kikuchi Kan tahun 1920, ditulis di tengah pandemi influenza Spanyol (1918~1920) yang merenggut puluhan juta nyawa di seluruh dunia.
Pratinjau paragraf pertama
Teks asli (Jepang)
見かけだけは肥って居るので、他人からは非常に頑健に思われながら、その癖内臓と云う内臓が人並以下に脆弱であることは、自分自身が一番よく知って居た。 ちょっとした坂を上っても、息切れがした。階段を上っても息切れがした。新聞記者をして居たとき、諸官署などの大きい建物の階段を駈け上ると、目ざす人の部屋へ通されても、息がはずんで、急には話を切り出すことが、出来ないことなどもあった。 肺の方も余り強くはなかった。深呼吸をする積りで、息を吸いかけても、ある程度迄吸うと、すぐ胸苦しくなって来て、それ以上はどうしても吸えなかった。 心臓と肺とが弱い上に、去年あたりから胃腸を害してしまった。内臓では、強いものは一つもなかった。その癖身体だけは、肥って居る。素人眼にはいつも頑健そうに見える。自分では内臓の弱いことを、万々承知して居ても、他人から、「丈夫そうだ/\。」と云われると、そう云われることから、一種ごまかしの自信を持ってしまう。器量の悪い女でも、周囲の者から何か云われると自分でも「満更ではないのか。」と思い出すように。 本当には弱いのであるが「丈夫そうに見える。」と云う事から来る、間違った健康上の自信
Terjemahan Indonesia (Pagera AI)
Lihat pratinjau terjemahan di pembaca.
Catatan Editor Pagera
Cerpen autobiografis Kikuchi Kan tahun 1920, ditulis di tengah pandemi influenza Spanyol (1918~1920) yang merenggut puluhan juta nyawa di seluruh dunia. Narator — pria gemuk dengan jantung lemah yang divonis dokter — berkembang dari ketakutan tulus terhadap flu menjadi ketaatan obsesif memakai masker, lalu kebanggaan moral menyebut diri "orang beradab". Saat kebanyakan orang berhenti memakai masker pada April, ia tetap memakainya — sampai suatu hari di stadion bisbol Waseda ia berpapasan dengan seorang pemuda berusia awal duapuluhan yang dengan berani mengenakan masker hitam, dan rasa jijik mendadak yang ia rasakan membongkar kepalsuannya sendiri. Karya pendek tetapi sangat tajam tentang ketakutan, keberanian palsu, dan kemunafikan moral — terasa sangat dekat dengan pengalaman pandemi modern.
Penulis
Kikuchi Kan (菊池寛, 1888~1948) adalah penulis, jurnalis, dan editor besar zaman Taishō hingga Shōwa awal. Lahir di Takamatsu, lulus sastra Inggris Universitas Kekaisaran Kyoto. Bekerja sebagai wartawan Jiji Shinpō sebelum menjadi novelis sukses dengan karya seperti 「父帰る」(1917), 「恩讐の彼方に」(1919), dan 「真珠夫人」(1920). Pada 1923 ia mendirikan majalah sastra 『文藝春秋』, dan pada 1935 mendirikan Hadiah Akutagawa serta Hadiah Naoki — dua penghargaan sastra Jepang paling bergengsi yang masih ada hingga hari ini. Gayanya dikenal realistis, jernih, dan psikologis dalam — menulis tentang manusia biasa dengan empati dan tajam mengungkap kemunafikan diri.

Status terjemahan
Buku lain dari penulis ini
Pertanyaan yang sering diajukan
Yes — completely free. This book is in the public domain, so Pagera offers the full text without payment or account requirement. Pagera is funded by advertising.
Baca gratis
Mulai membaca langsung — tanpa perlu mendaftar. Buat akun gratis untuk lebih banyak buku dan fitur.