Nathaniel Hawthorne
The Wives of the Dead
Nathaniel Hawthorne · Inggris
Nathaniel Hawthorne mengisahkan satu malam musim gugur yang hujan di kota pelabuhan Massachusetts, sekitar tahun 1730-an.
Menampilkan terjemahan Indonesia saja.
Lihat teks asli dan terjemahan secara berdampingan.
Baca teks sumber tanpa terjemahan.
Catatan Editor Pagera
Nathaniel Hawthorne mengisahkan satu malam musim gugur yang hujan di kota pelabuhan Massachusetts, sekitar tahun 1730-an. Dua saudara ipar, Mary dan Margaret, duduk berdampingan dalam duka setelah menerima kabar kematian suami mereka masing-masing—satu gugur dalam perang Kanada, satu lenyap ditelan badai Atlantik. Namun di tengah malam yang sama, masing-masing terbangun oleh ketukan pintu yang membawa kabar tak terduga: suami mereka selamat. Ketika keduanya bergegas untuk saling berbagi kebahagiaan itu, sesuatu menahan langkah mereka—dan cerita berakhir tepat sebelum batas antara mimpi dan kenyataan menjadi jelas.
The Wives of the Dead
Nathaniel Hawthorne · Inggris
Nathaniel Hawthorne mengisahkan satu malam musim gugur yang hujan di kota pelabuhan Massachusetts, sekitar tahun 1730-an.
Pratinjau paragraf pertama
Teks asli (Inggris)
The Wives of The Dead by Nathaniel Hawthorne The following story, the simple and domestic incidents of which may be deemed scarcely worth relating, after such a lapse of time, awakened some degree of interest, a hundred years ago, in a principal seaport of the Bay Province. The rainy twilight of an autumn day,—a parlor on the second floor of a small house, plainly furnished, as beseemed the middling circumstances of its inhabitants, yet decorated with little curiosities from beyond
Terjemahan Indonesia (Pagera AI)
Lihat pratinjau terjemahan di pembaca.
Catatan Editor Pagera
Nathaniel Hawthorne mengisahkan satu malam musim gugur yang hujan di kota pelabuhan Massachusetts, sekitar tahun 1730-an. Dua saudara ipar, Mary dan Margaret, duduk berdampingan dalam duka setelah menerima kabar kematian suami mereka masing-masing—satu gugur dalam perang Kanada, satu lenyap ditelan badai Atlantik. Namun di tengah malam yang sama, masing-masing terbangun oleh ketukan pintu yang membawa kabar tak terduga: suami mereka selamat. Ketika keduanya bergegas untuk saling berbagi kebahagiaan itu, sesuatu menahan langkah mereka—dan cerita berakhir tepat sebelum batas antara mimpi dan kenyataan menjadi jelas.
Nathaniel Hawthorne
Status terjemahan
Pertanyaan yang sering diajukan
Yes — completely free. This book is in the public domain, so Pagera offers the full text without payment or account requirement. Pagera is funded by advertising.
Baca gratis
Mulai membaca langsung — tanpa perlu mendaftar. Buat akun gratis untuk lebih banyak buku dan fitur.