宮沢賢治
二人の役人
宮沢賢治 · Jepang
Dua Pejabat karya Miyazawa Kenji mengisahkan kenangan masa kecil dua bocah lelaki yang terbiasa menjelajahi padang Kazaho setiap musim gugur untuk…
Menampilkan terjemahan Indonesia saja.
Lihat teks asli dan terjemahan secara berdampingan.
Baca teks sumber tanpa terjemahan.
Catatan Editor Pagera
Dua Pejabat karya Miyazawa Kenji mengisahkan kenangan masa kecil dua bocah lelaki yang terbiasa menjelajahi padang Kazaho setiap musim gugur untuk mencari jamur dan buah berangan. Suatu hari Minggu, mereka mendapati larangan masuk karena ada kunjungan Gubernur Tōhoku, namun justru bersembunyi di hutan han dan menyaksikan dua pejabat diam-diam menebar tepung Amerika di bawah pohon berangan agar terlihat seperti buah berangan yang berjatuhan alami. Saat aksi palsu itu terbongkar, para pejabat berbalik bersikap berwibawa dan bahkan meminta anak-anak itu mencari lebih banyak jamur sebagai imbalan. Kisah ini ditutup dengan ironi yang tenang: bertahun-tahun kemudian, kedua pejabat yang kerap ditemui di jalan selalu berpura-pura tidak mengenal mereka.
二人の役人
宮沢賢治 · Jepang
Dua Pejabat karya Miyazawa Kenji mengisahkan kenangan masa kecil dua bocah lelaki yang terbiasa menjelajahi padang Kazaho setiap musim gugur untuk…
Pratinjau paragraf pertama
Teks asli (Jepang)
その頃の風穂の野はらは、ほんとうに立派でした。 青い萱や光る茨やけむりのような穂を出す草で一ぱい、それにあちこちには栗の木やはんの木の小さな林もありました。 野原は今は練兵場や粟の畑や苗圃などになってそれでも騎兵の馬が光ったり、白いシャツの人が働いたり、汽車で通ってもなかなか奇麗ですけれども、前はまだまだ立派でした。 九月になると私どもは毎日野原に出掛けました。殊に私は藤原慶次郎といっしょに出て行きました。町の方の子供らが出て来るのは日曜日に限っていましたから私どもはどんな日でも初蕈や栗をたくさんとりました。ずいぶん遠くまでも行ったのでしたが日曜には一層遠くまで出掛けました。 ところが、九月の末のある日曜でしたが、朝早く私が慶次郎をさそっていつものように野原の入口にかかりましたら、一本の白い立札がみちばたの栗の木の前に出ていました。私どもはもう尋常五年生でしたからすらすら読みました。 「本日は東北長官一行の出遊につきこれより中には入るべからず。東北庁」 私はがっかりしてしまいました。慶次郎も顔を赤くして何べんも読み直していました。 「困ったねえ、えらい人が来るんだよ。叱られるといけない
Terjemahan Indonesia (Pagera AI)
Lihat pratinjau terjemahan di pembaca.
Catatan Editor Pagera
Dua Pejabat karya Miyazawa Kenji mengisahkan kenangan masa kecil dua bocah lelaki yang terbiasa menjelajahi padang Kazaho setiap musim gugur untuk mencari jamur dan buah berangan. Suatu hari Minggu, mereka mendapati larangan masuk karena ada kunjungan Gubernur Tōhoku, namun justru bersembunyi di hutan han dan menyaksikan dua pejabat diam-diam menebar tepung Amerika di bawah pohon berangan agar terlihat seperti buah berangan yang berjatuhan alami. Saat aksi palsu itu terbongkar, para pejabat berbalik bersikap berwibawa dan bahkan meminta anak-anak itu mencari lebih banyak jamur sebagai imbalan. Kisah ini ditutup dengan ironi yang tenang: bertahun-tahun kemudian, kedua pejabat yang kerap ditemui di jalan selalu berpura-pura tidak mengenal mereka.
宮沢賢治
Status terjemahan
Buku lain dari penulis ini
Pertanyaan yang sering diajukan
Yes — completely free. This book is in the public domain, so Pagera offers the full text without payment or account requirement. Pagera is funded by advertising.
Baca gratis
Mulai membaca langsung — tanpa perlu mendaftar. Buat akun gratis untuk lebih banyak buku dan fitur.