
羅生門
芥川竜之介 · Jepang
Petang hujan di gerbang Rashō zaman Heian yang sudah runtuh. Seorang gehin baru saja dipecat majikan, menunggu hujan reda di bawah gerbang yang penuh…
Menampilkan terjemahan Inggris saja.
Lihat teks asli dan terjemahan secara berdampingan.
Baca teks sumber tanpa terjemahan.
1 orang meminta terjemahan ini
Catatan Editor Pagera
Petang hujan di gerbang Rashō zaman Heian yang sudah runtuh. Seorang gehin baru saja dipecat majikan, menunggu hujan reda di bawah gerbang yang penuh mayat tak bertuan. Naik ke loteng menara, ia memergoki seorang perempuan tua mencabuti rambut mayat — dan terlempar ke dilema moral terakhir: mati kelaparan atau menjadi perampok. Karya debut Akutagawa Ryūnosuke (1915) yang menempatkannya sebagai jenius sastra Jepang modern, dan kelak menjadi inspirasi judul film Akira Kurosawa 1950. Sebuah meditasi singkat tetapi tajam tentang kerapuhan moralitas ketika berhadapan dengan kelaparan.
Penulis
芥川竜之介
아쿠타가와 류노스케(芥川 竜之介, 1892-1927)는 일본의 소설가입니다. 그는 짧고 강렬한 단편 소설들을 통해 인간 심리의 어두운 면과 사회 비판을 날카롭게 그려냈습니다. 대표작으로는 "귤(蜜柑)", "덤불 속(藪の中)", "라쇼몽(羅生門)" 등이 있으며, 그의 문학적 업적을 기려 일본의 권위 있는 문학상인 아쿠타가와 상이 제정되었습니다.
羅生門
芥川竜之介 · Jepang
Petang hujan di gerbang Rashō zaman Heian yang sudah runtuh. Seorang gehin baru saja dipecat majikan, menunggu hujan reda di bawah gerbang yang penuh…
Pratinjau paragraf pertama
Teks asli (Jepang)
ある日の暮方の事である。一人の下人が、羅生門の下で雨やみを待っていた。 広い門の下には、この男のほかに誰もいない。ただ、所々丹塗の剥げた、大きな円柱に、蟋蟀が一匹とまっている。羅生門が、朱雀大路にある以上は、この男のほかにも、雨やみをする市女笠や揉烏帽子が、もう二三人はありそうなものである。それが、この男のほかには誰もいない。 何故かと云うと、この二三年、京都には、地震とか辻風とか火事とか饑饉とか云う災がつづいて起った。そこで洛中のさびれ方は一通りではない。旧記によると、仏像や仏具を打砕いて、その丹がついたり、金銀の箔がついたりした木を、路ばたにつみ重ねて、薪の料に売っていたと云う事である。洛中がその始末であるから、羅生門の修理などは、元より誰も捨てて顧る者がなかった。するとその荒れ果てたのをよい事にして、狐狸が棲む。盗人が棲む。とうとうしまいには、引取り手のない死人を、この門へ持って来て、棄てて行くと云う習慣さえ出来た。そこで、日の目が見えなくなると、誰でも気味を悪るがって、この門の近所へは足ぶみをしない事になってしまったのである。 その代りまた鴉がどこからか、たくさん集って来た。昼
Terjemahan Inggris (Pagera AI)
Lihat pratinjau terjemahan di pembaca.
Catatan Editor Pagera
Petang hujan di gerbang Rashō zaman Heian yang sudah runtuh. Seorang gehin baru saja dipecat majikan, menunggu hujan reda di bawah gerbang yang penuh mayat tak bertuan. Naik ke loteng menara, ia memergoki seorang perempuan tua mencabuti rambut mayat — dan terlempar ke dilema moral terakhir: mati kelaparan atau menjadi perampok. Karya debut Akutagawa Ryūnosuke (1915) yang menempatkannya sebagai jenius sastra Jepang modern, dan kelak menjadi inspirasi judul film Akira Kurosawa 1950. Sebuah meditasi singkat tetapi tajam tentang kerapuhan moralitas ketika berhadapan dengan kelaparan.
Penulis
아쿠타가와 류노스케(芥川 竜之介, 1892-1927)는 일본의 소설가입니다. 그는 짧고 강렬한 단편 소설들을 통해 인간 심리의 어두운 면과 사회 비판을 날카롭게 그려냈습니다. 대표작으로는 "귤(蜜柑)", "덤불 속(藪の中)", "라쇼몽(羅生門)" 등이 있으며, 그의 문학적 업적을 기려 일본의 권위 있는 문학상인 아쿠타가와 상이 제정되었습니다.

Status terjemahan
1 orang meminta terjemahan ini
Pertanyaan yang sering diajukan
Yes — completely free. This book is in the public domain, so Pagera offers the full text without payment or account requirement. Pagera is funded by advertising.
Baca gratis
Mulai membaca langsung — tanpa perlu mendaftar. Buat akun gratis untuk lebih banyak buku dan fitur.