Vol. 3June 2026

The Hall of Fantasy (From "Mosses from an Old Manse")

∼ ∼ ∼ ∼ ∼

Nathaniel Hawthorne

Pagera
BHS

Aula Fantasi

The Hall of Fantasy (From "Mosses from an Old Manse")

Nathaniel Hawthorne · Inggris

Narator memasuki sebuah aula imajiner di mana para penyair, penemu, pembaharu, dan peramal kiamat berkumpul untuk berbicara tentang impian mereka.

Baca dalam Indonesia

Menampilkan terjemahan Indonesia saja.

Baca dengan teks asli (Inggris ↔ Indonesia)

Lihat teks asli dan terjemahan secara berdampingan.

Baca teks asli (Inggris)

Baca teks sumber tanpa terjemahan.

Minta bahasa lain

Catatan Editor Pagera

Narator memasuki sebuah aula imajiner di mana para penyair, penemu, pembaharu, dan peramal kiamat berkumpul untuk berbicara tentang impian mereka. Saat patung-patung Homer, Dante, Shakespeare, dan Goethe berdiri di antara pilar-pilar Gotik dan Moor, Father Miller (pendeta yang meramalkan kiamat 1843) mengumumkan akhir dunia. Narator membela bumi yang ramah dengan kefasihan yang menyentuh — wangi rumput baru dipotong, kehangatan sinar matahari, tawa pedesaan yang terbuka. Alegori metafisis Hawthorne tahun 1843 dari koleksi "Mosses from an Old Manse", merenungkan ketegangan antara fantasi dan kenyataan dengan kebijaksanaan lembut khas Amerika abad ke-19.

Penulis

Nathaniel Hawthorne

Nathaniel Hawthorne (1804~1864) adalah novelis dan cerpenis Amerika abad ke-19, salah satu tokoh sentral gerakan Romantisme Amerika. Karyanya yang paling terkenal termasuk "The Scarlet Letter" (Surat Berwarna Merah), "The House of the Seven Gables", dan kumpulan cerita "Twice-Told Tales" serta "Mosses from an Old Manse". Hawthorne sering menulis alegori moral yang dalam, mengeksplorasi dosa, rasa bersalah, dan dilema spiritual yang berakar dari warisan Puritan New England. "Aula Fantasi" (1843) adalah salah satu esai-cerita reflektifnya yang paling khas, menampilkan kearifan dan humor lembut yang membedakan Hawthorne di antara para penulis Amerika klasik.

Pertanyaan yang sering diajukan

Yes — completely free. This book is in the public domain, so Pagera offers the full text without payment or account requirement. Pagera is funded by advertising.

Baca gratis

Mulai membaca langsung — tanpa perlu mendaftar. Buat akun gratis untuk lebih banyak buku dan fitur.

Daftar gratis →