
手袋を買いに
新美南吉 · Jepang
Pada malam musim dingin yang menggigit, ibu rubah mengirim anaknya ke desa manusia untuk membeli sepasang sarung tangan hangat.
Menampilkan terjemahan Inggris saja.
Lihat teks asli dan terjemahan secara berdampingan.
Baca teks sumber tanpa terjemahan.
1 orang meminta terjemahan ini
Catatan Editor Pagera
Pada malam musim dingin yang menggigit, ibu rubah mengirim anaknya ke desa manusia untuk membeli sepasang sarung tangan hangat. Dongeng lembut Niimi Nankichi tentang cinta keibuan dan kepercayaan rapuh antara manusia dan hewan. Baca gratis di Pagera.
Penulis
新美南吉
Niimi Nankichi (1913-1943) was a Japanese writer of children's stories. Gon the Fox, written when he was eighteen, is still taught in Japanese primary schools. He worked as a teacher while ill with tuberculosis and died at twenty-nine, leaving stories that treat misunderstanding and regret as things children already know.
手袋を買いに
新美南吉 · Jepang
Pada malam musim dingin yang menggigit, ibu rubah mengirim anaknya ke desa manusia untuk membeli sepasang sarung tangan hangat.
Pratinjau paragraf pertama
Teks asli (Jepang)
寒い冬が北方から、狐の親子の棲んでいる森へもやって来ました。 或朝洞穴から子供の狐が出ようとしましたが、 「あっ」と叫んで眼を抑えながら母さん狐のところへころげて来ました。 「母ちゃん、眼に何か刺さった、ぬいて頂戴早く早く」と言いました。 母さん狐がびっくりして、あわてふためきながら、眼を抑えている子供の手を恐る恐るとりのけて見ましたが、何も刺さってはいませんでした。母さん狐は洞穴の入口から外へ出て始めてわけが解りました。昨夜のうちに、真白な雪がどっさり降ったのです。その雪の上からお陽さまがキラキラと照していたので、雪は眩しいほど反射していたのです。雪を知らなかった子供の狐は、あまり強い反射をうけたので、眼に何か刺さったと思ったのでした。 子供の狐は遊びに行きました。真綿のように柔かい雪の上を駈け廻ると、雪の粉が、しぶきのように飛び散って小さい虹がすっと映るのでした。 すると突然、うしろで、 「どたどた、ざーっ」と物凄い音がして、パン粉のような粉雪が、ふわーっと子狐におっかぶさって来ました。子狐はびっくりして、雪の中にころがるようにして十米も向こうへ逃げました。何だろうと思ってふり返っ
Terjemahan Inggris (Pagera AI)
Lihat pratinjau terjemahan di pembaca.
Catatan Editor Pagera
Pada malam musim dingin yang menggigit, ibu rubah mengirim anaknya ke desa manusia untuk membeli sepasang sarung tangan hangat. Dongeng lembut Niimi Nankichi tentang cinta keibuan dan kepercayaan rapuh antara manusia dan hewan. Baca gratis di Pagera.
Penulis
Niimi Nankichi (1913-1943) was a Japanese writer of children's stories. Gon the Fox, written when he was eighteen, is still taught in Japanese primary schools. He worked as a teacher while ill with tuberculosis and died at twenty-nine, leaving stories that treat misunderstanding and regret as things children already know.

Status terjemahan
1 orang meminta terjemahan ini
Pertanyaan yang sering diajukan
Yes — completely free. This book is in the public domain, so Pagera offers the full text without payment or account requirement. Pagera is funded by advertising.
Baca gratis
Mulai membaca langsung — tanpa perlu mendaftar. Buat akun gratis untuk lebih banyak buku dan fitur.