
레디메이드 인생
채만식 · Korea
Cerita pendek karya Chae Man-sik (1934) yang dimuat berseri di majalah Sin Donga edisi 31~33 (Mei~Juli).
Menampilkan terjemahan Indonesia saja.
Lihat teks asli dan terjemahan secara berdampingan.
Baca teks sumber tanpa terjemahan.
Catatan Editor Pagera
Cerita pendek karya Chae Man-sik (1934) yang dimuat berseri di majalah Sin Donga edisi 31~33 (Mei~Juli). Mengisahkan tragedi dan satir kaum intelektual menganggur era kolonial Joseon lewat tokoh P—lulusan universitas yang ditolak Direktur K, lalu mengembara di jalanan Gwanghwamun, jatuh ke kedai arak bersama teman M dan H, dan akhirnya menyerahkan putranya yang berumur sembilan tahun, Chang-seon, ke percetakan sebagai magang. Lewat sejarah modern Korea—Daewongun yang isolasionis, Kudeta Gapsin 1884, Aneksasi Jepang-Korea 1910, gerakan Maret 1 tahun 1919—Chae Man-sik membongkar fenomena «produksi massal intelek menganggur» sebagai barang siap pakai yang tidak laku. Kalimat penutup bab 11—«Hidup Ready-Made akhirnya menemukan pemilik dan terjual juga»—dianggap sebagai ironi paling dingin dalam sastra modern Korea.
레디메이드 인생
채만식 · Korea
Cerita pendek karya Chae Man-sik (1934) yang dimuat berseri di majalah Sin Donga edisi 31~33 (Mei~Juli).
Pratinjau paragraf pertama
Teks asli (Korea)
"뭐 어디 빈자리가 있어야지." K사장은 안락의자에 푹신 파묻힌 몸을 뒤로 벌―떡 젖히며 하품을 하듯이 시원찮게 대답을 한다. 미상불 그는 두 팔을 쭉― 내뻗고 기지개라도 한 번 쓰고 싶은 것을 겨우 참는 눈치다. 이 K사장과 둥근 탁자를 사이에 두고 공손히 마주 앉아 얼굴에는 '나는 선배인 선생님을 극히 존경하고 앙모합니다' 하는 비굴한 미소를 띠고 있는 구변 없는 구변을 다하여 직업 동냥의 구걸(口乞) 문구를 기다랗게 늘어놓던 P…… P는 그러나 취직운동에 백전백패(百戰百敗)의 노졸(老卒)인지라 K씨의 힘 아니 드는 한마디의 거절에도 새삼스럽게 실망도 아니한다. 대답이 그렇게 나왔으니 이제 더 졸라도 별수가 없는 것이지만 허실삼아 한마디 더 해보는 것이다.
Terjemahan Indonesia (Pagera AI)
Lihat pratinjau terjemahan di pembaca.
Catatan Editor Pagera
Cerita pendek karya Chae Man-sik (1934) yang dimuat berseri di majalah Sin Donga edisi 31~33 (Mei~Juli). Mengisahkan tragedi dan satir kaum intelektual menganggur era kolonial Joseon lewat tokoh P—lulusan universitas yang ditolak Direktur K, lalu mengembara di jalanan Gwanghwamun, jatuh ke kedai arak bersama teman M dan H, dan akhirnya menyerahkan putranya yang berumur sembilan tahun, Chang-seon, ke percetakan sebagai magang. Lewat sejarah modern Korea—Daewongun yang isolasionis, Kudeta Gapsin 1884, Aneksasi Jepang-Korea 1910, gerakan Maret 1 tahun 1919—Chae Man-sik membongkar fenomena «produksi massal intelek menganggur» sebagai barang siap pakai yang tidak laku. Kalimat penutup bab 11—«Hidup Ready-Made akhirnya menemukan pemilik dan terjual juga»—dianggap sebagai ironi paling dingin dalam sastra modern Korea.

Status terjemahan
Buku lain dari penulis ini
Pertanyaan yang sering diajukan
Yes — completely free. This book is in the public domain, so Pagera offers the full text without payment or account requirement. Pagera is funded by advertising.
Baca gratis
Mulai membaca langsung — tanpa perlu mendaftar. Buat akun gratis untuk lebih banyak buku dan fitur.