Vol. 3June 2026

勇子 一つの追憶

小泉八雲

Pagera
한글

勇子 一つの追憶

小泉八雲 · 일본어

Pada 11 Mei 1891 di kota Otsu, seorang polisi Jepang menyerang Pangeran Mahkota Rusia Nikolai.

인도네시아어로 읽기

인도네시아어 번역본만 표시합니다.

원문과 함께 읽기 (일본어 ↔ 인도네시아어)

원문과 번역을 단락 단위로 나란히 봅니다.

원문 읽기 (일본어)

원서 그대로, 번역 없이 읽습니다.

다른 언어로 번역 요청

Pagera 서평

Pada 11 Mei 1891 di kota Otsu, seorang polisi Jepang menyerang Pangeran Mahkota Rusia Nikolai. Kaisar Meiji terguncang oleh peristiwa yang mengguncang hubungan diplomatik kedua negara itu. Di tengah duka nasional yang menyelimuti seluruh Jepang, seorang gadis pembantu berusia dua puluh empat tahun bernama Yūko meninggalkan rumah majikannya di Kanagawa, naik kereta ke Kyoto, dan di gerbang Kantor Prefektur kota tua itu ia menyayat lehernya sendiri dengan pisau cukur—sebuah persembahan jiwa untuk meringankan kesedihan Sang Kaisar. Lafcadio Hearn, yang tinggal di Matsue saat peristiwa itu terjadi, menulis renungan ini sebagai pengantar tentang jiwa samurai, dualitas dewa-dewa Shinto, dan kesetiaan tak terhingga yang sulit dipahami orang Barat. Sebuah karya pendek 5.304 kata yang padat tentang batas antara kepolosan dan keteguhan tak tergoyahkan—esai-konte khas Hearn pada masa Meiji 27.

저자

小泉八雲

Koizumi Yakumo (1850~1904), nama asli Patrick Lafcadio Hearn, adalah penulis dan jurnalis kelahiran Yunani yang menjadi naturalisasi Jepang pada 1896 setelah menetap di Matsue dan Kumamoto sejak 1890. Karyanya menjembatani Barat dan Timur, memperkenalkan cerita rakyat, lanskap spiritual, dan kehidupan rakyat Jepang Meiji kepada pembaca berbahasa Inggris. Karya terkenalnya termasuk Kwaidan (Kisah Hantu, 1904), Glimpses of Unfamiliar Japan (1894), dan Kokoro (1896). Yūko ditulis pada 1894 saat ia masih mengajar di Matsue, sebagai renungan atas peristiwa nyata yang menggemparkan Jepang Meiji 1891.

자주 묻는 질문

네, 완전히 무료입니다. 이 책은 저작권이 만료된 퍼블릭 도메인 도서라 회원가입·결제 없이 바로 읽을 수 있습니다. Pagera는 광고 수익으로 운영됩니다.

무료 이용 안내

회원가입 없이도 바로 읽기를 시작할 수 있습니다. 더 많은 열람과 기능은 회원 가입 후 이용하세요.

무료 회원가입 →